Assalamu’alaikum wr wb

berikut dasar hukum panggilan SAW dan AS bagi Rasulullah… (sepanjang pengetahuan saya)

yang memberi gelar (mungkin lebih tepatnya, memerintahkan pemanggilan), bukan manusia, melainkan Allah…
dasar hukumnya:

An Nuur (24)
-Ayat 63-
لَا تَجْعَلُوا دُعَاء الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاء بَعْضِكُم بَعْضًا قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنكُمْ لِوَاذًا فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَن تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur- angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.

Dasar hukum panggilan-panggilan tersebut:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. [Al Ahzab (33): 56]

ini khusus ditujukan pada Rasulullah Muhammad SAW karena kaitannya dengan ayat selanjutnya:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Al Ahzab (33): 59]

sehingga karena perintah jilbab baru muncul pada masa Rasulullah Muhammad SAW, maka nabi pada ayat 56 mengacu pada beliau…

adapun Alaihi Salam (AS) yang dinisbatkan pada Rasul-rasul lainnya, berlandaskan pada perintah:

وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. [Al-Ahzaab: 181]

perhatikan perbedaannya, dimana para rasul dipanggil dengan salam (saja), sementara Rasulullah Muhammad SAW dipanggil dengan shalawat (dan salam).

wallahu’alam

wassalam,

Haekal